A young boy in a hoodie looks out a rainy window, creating a moody black-and-white scene.

Tentang Kami

SEJARAH YAYASAN SABDA HARAPAN KITA

Yayasan Sabda Harapan Kita lahir dari perjalanan panjang pelayanan sosial dan rohani di wilayah pedalaman Papua, khususnya di Kabupaten Pegunungan Bintang. Selama lebih dari dua belas tahun, para pendiri dan pengurus yayasan terlibat langsung dalam pelayanan masyarakat dan menyaksikan secara nyata kondisi anak-anak Papua yang hidup dalam keterbatasan baik sebagai yatim piatu, anak terlantar, korban konflik, maupun anak-anak yang tidak mendapatkan akses pendidikan karena kondisi geografis dan ekonomi keluarga.

Realitas tersebut menumbuhkan keprihatinan yang mendalam. Banyak anak harus meninggalkan sekolah, hidup tanpa pendampingan orang tua, bahkan berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kondisi ini mendorong lahirnya sebuah pelayanan sosial yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, yang tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi benar-benar menjadi tempat pembinaan jangka panjang bagi anak-anak.

Atas dasar panggilan pelayanan tersebut, Yayasan Sabda Harapan Kita didirikan dan secara resmi berbadan hukum pada tahun 2020. Di dalam yayasan ini dibentuk Panti Asuhan Sabda Harapan Kita sebagai rumah binaan bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan, pendidikan, dan pembinaan karakter. Seiring berjalannya waktu, jumlah anak binaan terus bertambah hingga saat ini mencapai 92 anak, dan diproyeksikan akan terus meningkat.

Selain pengasuhan, yayasan juga mengembangkan pelayanan pendidikan melalui pendirian Sekolah Dasar Teologia yang berbasis asrama. Sekolah ini dirancang untuk membentuk anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, dan kehidupan rohani yang kuat. Dengan pendekatan pendidikan yang holistik, yayasan berharap anak-anak binaan dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berintegritas, dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Papua di masa depan.

Hingga saat ini, Yayasan Sabda Harapan Kita terus berjuang membangun sarana dan prasarana yang layak bagi anak-anak binaan, di tengah keterbatasan dana dan fasilitas. Pelayanan yayasan berjalan dengan dukungan sukarelawan, jemaat, dan para donatur yang memiliki kepedulian terhadap masa depan anak-anak Papua.